Berita

KIHI Tanah Kuning – Mangkupadi Akan Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Adanya Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) yang disebut juga Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning – Mangkupadi diyakini akan mendukung pemulihan ekonomi nasional. Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si menyampaikan hal itu dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan Deputi Pengkajian Strategik Direktorat Pengkajian Ekonomi dan SKA (Sumber Kekayaan Alam) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati pada Rabu malam (9/6).
Seperti diketahui, KIHI Tanah Kuning – Mangkupadi yang dicanangkan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo menjadi proyek strategis nasional yang diharapkan dapat menjadi kawasan industri hijau terbesar di dunia dengan luas 30 ribu hektare. Adapula pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Peso yang juga menjadi bentuk green economy (ekonomi hijau) yaitu ekonomi yang rendah emisi terhadap lingkungan, dan memiliki keadilan sosial.
Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI, Reni Mayerni menjelaskan, kunjungan kerja ke Kabupaten Bulungan dalam rangka mengkaji terkait potensi dan kendala dalam mewujudkan ekonomi hijau di Kalimantan Utara (Kaltara). Sejumlah pengusaha dan investor juga dilibatkan dalam kajian komprehensif untuk mengetahui potensi dan kendala mewujudkan green economy.

“Kajian ini untuk kepentingan bangsa dan negara, nanti akan dilaporkan ke Gubernur Lemhannas yang akan diteruskan ke Presiden,” ujarnya dalam FGD yang bertajuk Implementasi Green Economy dalam rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. Seperti diketahui, Lemhannas Rl mempunyai tugas membantu Presiden antara lain dalam menyelenggarakan pengkajian yang bersifat konsepsional dan strategis mengenai berbagai permasalahan nasional, regional, dan internasional yang diperlukan oleh Presiden, guna menjamin keutuhan dan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si menyampaikan, selain KIPI dan PLTA pembangunan infrastruktur jalan diharapkan dapat diperhatikan pemerintah pusat demi menunjang percepatan pembangunan KIPI dan PLTA seperti akses jalan yang menuju Tanah Kuning – Mangkupadi dan Kecamatan Peso.
“Adanya KIPI dan PLTA maka peluang lapangan kerja yang diperlukan dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bulungan,” ujar Bupati. Dilanjutkan, upaya pemerintah daerah dalam mendukung proyek strategis nasional dilakukan dengan menyiapkan SDM melalui peningkatan pendidikan dan keterampilan bekerjasama dengan beberapa universitas baik dari kemampuan berbahasa maupun keahlian serta kursus/pendidikan bahasa asing (Mandarin) bagi para pelaku usaha dan calon pekerja.
“Serta pelatihan keterampilan sebagai pendukung kegiatan bagi masyarakat desa,” tandasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Generated by Feedzy